Selasa, 20 September 2016

TUGAS STATISTIK DAN PROBABILITAS

Tugas statistik dan probabilitas

1.Jelaskan perbedaan statistik dan setatistika.

Jawab : Perbedaan Statistik dan Statistika
Pengertian statistika adalah metode ilmiah yang mempelajari cara mengumpulkan, mengelola, menghitung, menganalisa, dan juga menarik kesimpulan tentang data. Statistika menurut fungsinya di bagi menjadi dua yaitu statistika deskriptif dan juga statistika inferensia.
Dimana statistika deskriptif (statistika deduktif) hanya sebagai statistika yang menggambarkan dan menganalisis kelompok data tanpa adanya penarikan kesimpulan mengenai kelompok data yang lebih besar. Sedangkan Statistika Inferensia (statistika Induktif) adalah statistika yang menyangkut teknik penggambaran dan analisis kelompok data dengan fungsi menarik kesimpulan. Untuk kata Statistik saja dapat kita artikan sebagai ukuran yang dihitung dari sekumpulan data dan merupakan representative/perwakilan dari data tersebut.
contoh dari sebuah iklan yang sering muncul di TV 90 % wanita menggunakan shampoo XX sebagai pilihannya. Dalam hal ini, persentase wanita tersebut merupakan ukuran yang disebut sebagai statistik tadi. Saya ambil contoh lagi, Misalkan Rata-rata Tinggi badan Kelas A adalah 159 cm, Rata-rata tersebut merupakan statistik. Masih banyak lagi contoh lainnya yang bisa kita ambil tapi dua contoh tadi sudah cukup untuk menggambarkan tentang arti statistik.
Perbedaan antara keduanya :
-Statistika adalah ilmunya sedangkan statistik adalah ukurannya
-Statistika merupakan metode ilmiah yang berkaitan dengan data, sedangkan statistik adalah kumpulan angka-angka mengenai suatu masalah, dan dapat memberikan gambaran mengenai masalah tersebut.
PENGERTIAN DAN PERBEDAAN STATISTIK DAN STATISTIKA
Istilah statistik berasal dari bahasa latin status yang artinya suatu negara. Suatu kegiatan pengumpulan data yang ada hubungannya dengan kenegaraan, misalnya data mengenai penduduk, data mengenai penghasilan dan sebagainya, yang lebih berfungsi untuk melayani keperluan administrasi.
Secara kebahasaan, statistik berarti catatan angka-angka (bilangan); perangkaan; data yang berupa angka-angka yang dikumpulkan, ditabulasi, dikelompokkan, sehingga dapat memberi informasi yang berarti mengenai suatu masalah, gejala atau peristiwa (depdikbud, 1994).
Menurut Sutrisno Hadi (1995) Statistik adalah untuk menunjukkan kepada pencatatan angka-angka dari suatu kejadian atau kasus tertentu. Selaras dengan apa yang didefinisikan oleh Sudjana (1995:2) bahwa statistik adalah kumpulan fakta berbentuk angka yang disusun dalam daftar atau tabel dan atau diagram, yang melukiskan atau menggambarkan suatu persoalan.
Statistika beda halnya dengan statistik, statistika yang dalam bahasa Inggris statistics (ilmu statistik), ilmu tentang cara-cara mengumpulkan, mentabulasi dan menggolongkan, menganalisis dan mencari keterangan yang berarti dari data yang berupa angka.
Statistika merupakan ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara mengumpulkan, menabulasi, menggolong-golongkan, menganalisis, dan mencari keterangan yang berarti dari data yang berupa bilangan-bilangan atau angka, sehingga dapat ditarik suatu kesimpulan atau keputusan tertentu.
Selain itu, Statistika juga merupakan cabang ilmu matematika terapan yang terdiri dari teori dan metoda mengenai bagaimana cara mengumpulkan, mengukur, mengklasifikasi, menghitung, menjelaskan, mensintesis, menganalisis, dan menafsirkan data yang diperoleh secara sistematis.
Sedangkan dalam dunia pendidikan, statistika membahas tentang prinsip-prinsip, metode, dan prosedur yang digunakan sebagai cara pengumpulan, menganalisa serta menginterpretasikan sekumpulan data yang berkaitan dengan dunia pendidikan.
Lebih jauh, statistika dalam Pendidikan Luar Biasa dapat diartikan sebagai penggunaan (aplikasi) prinsip-prinsip, dasar-dasar dan perhitungan statistik dalam menganalisa problema-problema PLB.
Juga dari sisi lain, Statistika dalam psikologi dimaknai sebagai penggunaan ( aplikasi ) prinsip-prinsip, dasar-dasar dan perhitungan statistik dalam menganalisa problema-problema bidang psikologi.
DAFTAR PUSTAKA
Bungin, Burhan. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik serta Ilmu-ilmu Sosial Lainnya . Jakarta. Prenada Media Group.
Hadi, S. 1995. Statistik 1, 2, 3 , Yogyakarta. Andi Offset
Nazir, Mohamad. 1983. Metode Penelitian . Jakarta. Ghalia Indonesia.
Sudjana. 1992. Metoda Statistika (Edisi ke 5). Bandung: Tarsito
Sugiyono. 2003. Statistika untuk Penelitian , Bandung. Alfabeta
Susetyo, Budi. 2010. Statistika Untuk Analisis Data Penelitian . Bandung. PT. Refika Aditama.
Walpole, R.E. 1992. Pengantar Statistika. Jakarta. PT Gramedia Pustaka Utama.

2.Jelaskan perbedaan populasi dan sampel. Berikan satu contoh populasi dan tiga sampel yang merupakan bagian dari populasi yang kamu sebutkan.

Jawab : Populasi
Pengertian populasi adalah totalitas dari semua objek atau individu yang memiliki karakteristik tertentu, jelas, dan lengkap yang akan di teliti. Dengan kata lain populasi adalah kumpulan dari keseluruhan pengukuran, objek, atau individu yang sedang dikaji. Untuk itu pengertian populasi dalam ilmu statistik tidak terbatas pada sekelompok atau kumpulan orang-orang, akan tetapi dapat mengacu pada seluruh ukuran, hitungan, atau kualitas yang menjadi fokus perhatian suatu penelitian.
Suatu pengamatan atau survey yang dilakukan terhadap seluruh anggota populasi disebut dengan nama sensus. Adapun contoh populasi yaitu populasi mahasiswa Universitas Widyatama, populasi mahasiswa Fakultas Teknik, populasi mahasiswa Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Informatika, dan Teknik Mesin.
Sampel
Pengertian sampel adalah bagian dari populasi yang di ambil melalu suatu cara tertentu yang juga memilki karakteristik tertentu, jelas dan lengkap yang di anggap bisa mewakili populasi. Dengan kata lain pengertian sampel adalah sebagian, atau subset, dari suatu populasi. Populasi dapat berisi data yang besar jumlahnya, yang mengakibatkan tidak mungkin atau sulit untuk dilakukan pengkajian terhadap seluruh data tersebut, sehingga pengkajian dilakukan terhadap sampelnya saja.
Sampel merupakan bagian dari populasi, sehingga data yang diperoleh tidaklah lengkap. Namun jika pengambilan sampel dilakukan dengan mengikuti kaidah-kaidah ilmiah, maka biasanya sangat mungkin diperoleh hasil-hasil dari sampel cukup akurat untuk menggambarkan populasi yang diperlukan dalam kajian yang dilakukan. Contoh sampel yaitu pedagang gula putih hanya meneliti segenggam gula putih untuk menentukan kualitas sekarung gula putih, pedagang perak hanya meneliti bekas gosokan dari perhiasan untuk menentukan kualitas perak tersebut.
Perbedaan Populasi dan Sampel
Adapun perbedaan yang paling mendasar antara pupulasi dengan sampel dalam penelitian kuantitatif adalah populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dapat dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan, sedangkan sampel adalah sebagian kecil dari populasi penelitian tersebut.

Daftar pustaka : http://areaperbedaan.blogspot.co.id/2015/08/perbedaan-populasi-dan-sampel.html?m=1

Contoh :
-populasi : SMA Negeri di Pekalongan
-sampel :
        -SMA N 1 Kandangserang
        -SMA N 1 Kajen
        -SMA N 1 Bojong

4.Carilah informasi di media cetak/elektronik,sajikan dalam bentuk tabel dan diagram batang, dan diagram lingkaran. Buatlah kesimpulan dari data tersebut dan gunakan untuk mengambil keputusan.

Jawab : Perbandingan penduduk indonesia dengan penduduk negara lainya.
Untuk saat ini menurut PBB negara kita Indonesia berada ditingkat sebagai negara berkembang. Negara berkembang adalah negara yang sedang berupaya agar bisa menjadi sebagai negara maju dengan meningkatkan kesejahteraan rakyatnya dari berbagai sektor. Baik langsung saja kita lihat tabel Perbandingan Jumlah Penduduk Negara-negara dunia agar kita mengetahui posisi Jumlah Penduduk Indonesia didunia.

Setelah kita melihat gambar tabel perbandingan diatas yang sumber datanya diambil dari CIA World Factbook pada tahun 2004 kita dapat mengetahui bahwa Negara Indonesia menduduki posisi keempat negara dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Setelah pada posisi pertama ditempati China, kemudian India, dan Amerika. Kemudian langsung saja kita melihat tabel grafik Peningkatan Jumlah Populasi Penduduk Indonesia yang sumber datanya diambil dari Badan Sensus Penduduk.

Dari gambar tabel grafik Jumlah Penduduk Indonesia yang bersumber dari Badan Sensus Penduduk kita mengetahui bahwa pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia sangat melaju pesat. Karena pada zaman Orde Lama saja Jumlah penduduk Indonesia 97,1 juta jiwa dan pada akhir tahun 2010 jumlahnya dua kali lipat pnduduk jumlah penduduk Indonesia semenjak kemerdekaan yakni degan jumlah 237,6 juta jiwa.
Dan disini kita dapat menganalisa pertam bahan jumlah penduduk Indonesia. Dilihat dari angka rata-rata kenaikan jumlah penduduk yang dalam setiap 10 tahun berkisar 32 juta jiwa. Maka kita dapat mengambil kesimpulan pertambahan penduduk pertahunnya adalah 2,6 juta jiwa. Jadi Jumlah Penduduk Indonesia tahun 2013 sebesar 245,4 juta jiwa. Kemudian Jumlah Penduduk Indonesia tahun 2014 sebesar 248 juta jiwa.
Akan tetapi ada yang disayangkan dengan pertumbuhan penduduk Indonesia, meskipun jumlah penduduk dalam tahun ke tahun semakin pesat, namun persebaran penduduk Indonesia tidak merata ke seluruh wilayah Indonesia yang terdiri dari 33 provinsi. Untuk mengetahui lebih jelasnya langsung lihat aja diagram dibawah ini.


Setelah kita melihat gambar diagram diatas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa meskipun pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia yang selalu meningkat terus, akan tetapi tidak dibarengi dengan upaya persebaran penduduk secara merata. Terlihat bahwa pulau Jawa merupakan wilayah yang memiliki populasi penduduk Indonesia paling banyak. Dan populasi penduduk yang paling sedikit yaitu berada di wilayah timur Indonesia yakni Maluku dan Papua.
Dan kita semua berdoa saja semoga para pemimpin Indonesia dapat memajukan dan mensejahterakan rakyat Indonesia dan menjadikan Negara Indoneisa menjadi negara maju di dunia.
Daftar pustaka : http://technoupdate27.blogspot.com/2015/02/data-jumlah-penduduk-indonesia-terbaru.html?m=1

Kesimpulan : indonesia merupaka negara dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi.

Pengambilan keputusan : program keluarga berencana sangat di anjurkan untuk menekan pertumbuhan penduduk di beberapa wilayah padat penduduk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar