Tugas statistik dan probabilitas
1.Jelaskan perbedaan statistik dan
setatistika.
Jawab : Perbedaan Statistik dan Statistika
Pengertian statistika adalah metode ilmiah
yang mempelajari cara mengumpulkan, mengelola, menghitung, menganalisa, dan
juga menarik kesimpulan tentang data. Statistika menurut fungsinya di bagi
menjadi dua yaitu statistika deskriptif dan juga statistika inferensia.
Dimana statistika deskriptif (statistika
deduktif) hanya sebagai statistika yang menggambarkan dan menganalisis kelompok
data tanpa adanya penarikan kesimpulan mengenai kelompok data yang lebih besar.
Sedangkan Statistika Inferensia (statistika Induktif) adalah statistika yang
menyangkut teknik penggambaran dan analisis kelompok data dengan fungsi menarik
kesimpulan. Untuk kata Statistik saja dapat kita artikan sebagai ukuran yang
dihitung dari sekumpulan data dan merupakan representative/perwakilan dari data
tersebut.
contoh dari sebuah iklan yang sering muncul
di TV “90 % wanita menggunakan shampoo XX sebagai pilihannya”. Dalam hal
ini, persentase wanita tersebut merupakan ukuran yang disebut sebagai statistik
tadi. Saya ambil contoh lagi, Misalkan Rata-rata Tinggi badan Kelas A adalah
159 cm, Rata-rata tersebut merupakan statistik. Masih banyak lagi contoh
lainnya yang bisa kita ambil tapi dua contoh tadi sudah cukup untuk
menggambarkan tentang arti statistik.
Perbedaan antara keduanya :
-Statistika adalah ilmunya sedangkan
statistik adalah ukurannya
-Statistika merupakan metode ilmiah yang
berkaitan dengan data, sedangkan statistik adalah kumpulan angka-angka mengenai
suatu masalah, dan dapat memberikan gambaran mengenai masalah tersebut.
PENGERTIAN DAN PERBEDAAN STATISTIK DAN
STATISTIKA
Istilah statistik berasal dari bahasa latin
“status” yang artinya
suatu negara. Suatu kegiatan pengumpulan data yang ada hubungannya dengan
kenegaraan, misalnya data mengenai penduduk, data mengenai penghasilan dan
sebagainya, yang lebih berfungsi untuk melayani keperluan administrasi.
Secara kebahasaan, statistik berarti
catatan angka-angka (bilangan); perangkaan; data yang berupa angka-angka yang
dikumpulkan, ditabulasi, dikelompokkan, sehingga dapat memberi informasi yang
berarti mengenai suatu masalah, gejala atau peristiwa (depdikbud, 1994).
Menurut Sutrisno Hadi (1995) Statistik
adalah untuk menunjukkan kepada pencatatan angka-angka dari suatu kejadian atau
kasus tertentu. Selaras dengan apa yang didefinisikan oleh Sudjana (1995:2)
bahwa statistik adalah kumpulan fakta berbentuk angka yang disusun dalam daftar
atau tabel dan atau diagram, yang melukiskan atau menggambarkan suatu
persoalan.
Statistika beda halnya dengan statistik,
statistika yang dalam bahasa Inggris “statistics” (ilmu statistik), ilmu tentang cara-cara mengumpulkan, mentabulasi
dan menggolongkan, menganalisis dan mencari keterangan yang berarti dari data
yang berupa angka.
Statistika merupakan ilmu pengetahuan yang
berhubungan dengan cara-cara mengumpulkan, menabulasi, menggolong-golongkan,
menganalisis, dan mencari keterangan yang berarti dari data yang berupa
bilangan-bilangan atau angka, sehingga dapat ditarik suatu kesimpulan atau
keputusan tertentu.
Selain itu, Statistika juga merupakan
cabang ilmu matematika terapan yang terdiri dari teori dan metoda mengenai
bagaimana cara mengumpulkan, mengukur, mengklasifikasi, menghitung,
menjelaskan, mensintesis, menganalisis, dan menafsirkan data yang diperoleh
secara sistematis.
Sedangkan dalam dunia pendidikan,
statistika membahas tentang prinsip-prinsip, metode, dan prosedur yang
digunakan sebagai cara pengumpulan, menganalisa serta menginterpretasikan
sekumpulan data yang berkaitan dengan dunia pendidikan.
Lebih jauh, statistika dalam Pendidikan
Luar Biasa dapat diartikan sebagai penggunaan (aplikasi) prinsip-prinsip,
dasar-dasar dan perhitungan statistik dalam menganalisa problema-problema PLB.
Juga dari sisi lain, Statistika dalam
psikologi dimaknai sebagai penggunaan ( aplikasi ) prinsip-prinsip, dasar-dasar
dan perhitungan statistik dalam menganalisa problema-problema bidang psikologi.
DAFTAR PUSTAKA
Bungin, Burhan. 2006. Metode Penelitian
Kuantitatif Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik serta Ilmu-ilmu Sosial
Lainnya . Jakarta. Prenada Media Group.
Hadi, S. 1995. Statistik 1, 2, 3 ,
Yogyakarta. Andi Offset
Nazir, Mohamad. 1983. Metode Penelitian .
Jakarta. Ghalia Indonesia.
Sudjana. 1992. Metoda Statistika (Edisi ke
5). Bandung: Tarsito
Sugiyono. 2003. Statistika untuk Penelitian
, Bandung. Alfabeta
Susetyo, Budi. 2010. Statistika Untuk
Analisis Data Penelitian . Bandung. PT. Refika Aditama.
Walpole, R.E. 1992. Pengantar Statistika.
Jakarta. PT Gramedia Pustaka Utama.
2.Jelaskan perbedaan populasi dan sampel.
Berikan satu contoh populasi dan tiga sampel yang merupakan bagian dari
populasi yang kamu sebutkan.
Jawab : Populasi
Pengertian populasi adalah totalitas dari
semua objek atau individu yang memiliki karakteristik tertentu, jelas, dan
lengkap yang akan di teliti. Dengan kata lain populasi adalah kumpulan dari
keseluruhan pengukuran, objek, atau individu yang sedang dikaji. Untuk itu
pengertian populasi dalam ilmu statistik tidak terbatas pada sekelompok atau
kumpulan orang-orang, akan tetapi dapat mengacu pada seluruh ukuran, hitungan,
atau kualitas yang menjadi fokus perhatian suatu penelitian.
Suatu pengamatan atau survey yang dilakukan
terhadap seluruh anggota populasi disebut dengan nama sensus. Adapun contoh
populasi yaitu populasi mahasiswa Universitas Widyatama, populasi mahasiswa
Fakultas Teknik, populasi mahasiswa Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik
Informatika, dan Teknik Mesin.
Sampel
Pengertian sampel adalah bagian dari
populasi yang di ambil melalu suatu cara tertentu yang juga memilki
karakteristik tertentu, jelas dan lengkap yang di anggap bisa mewakili
populasi. Dengan kata lain pengertian sampel adalah sebagian, atau subset, dari
suatu populasi. Populasi dapat berisi data yang besar jumlahnya, yang
mengakibatkan tidak mungkin atau sulit untuk dilakukan pengkajian terhadap
seluruh data tersebut, sehingga pengkajian dilakukan terhadap sampelnya saja.
Sampel merupakan bagian dari populasi,
sehingga data yang diperoleh tidaklah lengkap. Namun jika pengambilan sampel
dilakukan dengan mengikuti kaidah-kaidah ilmiah, maka biasanya sangat mungkin
diperoleh hasil-hasil dari sampel cukup akurat untuk menggambarkan populasi
yang diperlukan dalam kajian yang dilakukan. Contoh sampel yaitu pedagang gula
putih hanya meneliti segenggam gula putih untuk menentukan kualitas sekarung
gula putih, pedagang perak hanya meneliti bekas gosokan dari perhiasan untuk
menentukan kualitas perak tersebut.
Perbedaan Populasi dan Sampel
Adapun perbedaan yang paling mendasar
antara pupulasi dengan sampel dalam penelitian kuantitatif adalah populasi
merupakan wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang
mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti
untuk dapat dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan, sedangkan sampel adalah
sebagian kecil dari populasi penelitian tersebut.
Daftar pustaka :
http://areaperbedaan.blogspot.co.id/2015/08/perbedaan-populasi-dan-sampel.html?m=1
Contoh :
-populasi : SMA Negeri di Pekalongan
-sampel :
-SMA N 1 Kandangserang
-SMA N 1 Kajen
-SMA N 1 Bojong
4.Carilah informasi di media
cetak/elektronik,sajikan dalam bentuk tabel dan diagram batang, dan diagram
lingkaran. Buatlah kesimpulan dari data tersebut dan gunakan untuk mengambil
keputusan.
Jawab : Perbandingan penduduk indonesia
dengan penduduk negara lainya.
Untuk saat ini menurut PBB negara kita
Indonesia berada ditingkat sebagai negara berkembang. Negara berkembang adalah
negara yang sedang berupaya agar bisa menjadi sebagai negara maju dengan
meningkatkan kesejahteraan rakyatnya dari berbagai sektor. Baik langsung saja
kita lihat tabel Perbandingan Jumlah Penduduk Negara-negara dunia agar kita
mengetahui posisi Jumlah Penduduk Indonesia didunia.
Setelah kita melihat gambar tabel
perbandingan diatas yang sumber datanya diambil dari CIA World Factbook pada
tahun 2004 kita dapat mengetahui bahwa Negara Indonesia menduduki posisi
keempat negara dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Setelah pada
posisi pertama ditempati China, kemudian India, dan Amerika. Kemudian
langsung saja kita melihat tabel grafik Peningkatan Jumlah Populasi Penduduk
Indonesia yang sumber datanya diambil dari Badan Sensus Penduduk.
Dari gambar tabel grafik Jumlah Penduduk
Indonesia yang bersumber dari Badan Sensus Penduduk kita mengetahui bahwa
pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia sangat melaju pesat. Karena pada zaman
Orde Lama saja Jumlah penduduk Indonesia 97,1 juta jiwa dan pada akhir tahun
2010 jumlahnya dua kali lipat pnduduk jumlah penduduk Indonesia semenjak
kemerdekaan yakni degan jumlah 237,6 juta jiwa.
Dan disini kita dapat menganalisa pertam
bahan jumlah penduduk Indonesia. Dilihat dari angka rata-rata kenaikan jumlah
penduduk yang dalam setiap 10 tahun berkisar 32 juta jiwa. Maka kita dapat
mengambil kesimpulan pertambahan penduduk pertahunnya adalah 2,6 juta jiwa.
Jadi Jumlah Penduduk Indonesia tahun 2013 sebesar 245,4 juta jiwa. Kemudian
Jumlah Penduduk Indonesia tahun 2014 sebesar 248 juta jiwa.
Akan tetapi ada yang disayangkan dengan
pertumbuhan penduduk Indonesia, meskipun jumlah penduduk dalam tahun ke tahun
semakin pesat, namun persebaran penduduk Indonesia tidak merata ke seluruh
wilayah Indonesia yang terdiri dari 33 provinsi. Untuk mengetahui lebih
jelasnya langsung lihat aja diagram dibawah ini.
Setelah kita melihat gambar diagram diatas
kita dapat mengambil kesimpulan bahwa meskipun pertumbuhan jumlah penduduk
Indonesia yang selalu meningkat terus, akan tetapi tidak dibarengi dengan upaya
persebaran penduduk secara merata. Terlihat bahwa pulau Jawa merupakan wilayah
yang memiliki populasi penduduk Indonesia paling banyak. Dan populasi penduduk
yang paling sedikit yaitu berada di wilayah timur Indonesia yakni Maluku dan
Papua.
Dan kita semua berdoa saja semoga para
pemimpin Indonesia dapat memajukan dan mensejahterakan rakyat Indonesia dan
menjadikan Negara Indoneisa menjadi negara maju di dunia.
Daftar pustaka :
http://technoupdate27.blogspot.com/2015/02/data-jumlah-penduduk-indonesia-terbaru.html?m=1
Kesimpulan : indonesia merupaka negara dengan
kepadatan penduduk yang cukup tinggi.
Pengambilan keputusan : program keluarga
berencana sangat di anjurkan untuk menekan pertumbuhan penduduk di beberapa wilayah
padat penduduk.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar